Yandri Susanto Minta RUU Sisdiknas Cantumkan Kata Madrasah

    Yandri Susanto Minta RUU Sisdiknas Cantumkan Kata Madrasah
    Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto

    JAKARTA - Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto meminta Rancangan Undang-Undang (RUU) Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) mencantumkan kata madrasah sebagai bagian dari jenis-jenis pendidikan di Indonesia. Sebab madrasah adalah bagian tidak terpisahkan dari sistem pendidikan di Indonesia.

    "Sejarah madrasah bahkan sudah ada sebelum Indonesia merdeka. Jadi tidak ada alasan memisahkan madrasah dari RUU Sisdiknas, " kata Yandri dalam keterangan tertulisnya yang diterima Parlementaria, Selasa (29/3/2022).

    JURNALIS.TV
    market.biz.id JURNALIS.TV
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Politisi fraksi PAN itu menegaskan, akan menolak RUU Sisdiknas dibahas oleh DPR jika kata 'madrasah' tidak masuk, draf RUU Sisdiknas yang disusun Kemendikbudristek. "PAN menegaskan 100 persen akan menolak RUU Sisdiknas ini kalau frasa Madrasah tidak ada, " tegasnya.

    Menurut Yandri, alih-alih menghilangkan, seharusnya RUU Sisdiknas justru lebih memperkuat madrasah sebagai satuan pendidikan yang mengkolaborasikan pendidikan agama Islam dan pendidikan sains. Terlebih lagi, banyak madrasah unggul yang prestasinya melampaui sekolah umum.

    "Apalagi sekarang sudah banyak madrasah unggulan dengan prestasi yang luar biasa. Seperti misalnya Madrasah Insan Cendekia yang prestasinya melampaui sekolah-sekolah umum. Seharusnya RUU Sisdiknas memperkuat peran madrasah agar lebih adaptif dengan perkembangan teknologi, " ungkapnya. 

    Oleh karena itu, Yandri meminta penyusunan RUU Sisdiknas lebih transparan dan melibatkan berbagai pihak seperti Muhammadiyah dan NU. Hal itu supaya Sistem Pendidikan Indonesia nantinya bisa lebih komprehensif dan relevan dengan perkembangan zaman.

    Doppio espresso shot ganda
    market.biz.id Doppio espresso shot ganda
    16% Rp 7.300
    Beli sekarang!

    "RUU Sisdiknas ini sangat strategis karena berkaitan dengan ikhtiar kita mempersiapkan generasi masa depan. Sehingga harus terbuka, transparan, dan melibatkan banyak pihak untuk memberikan masukan, " pungkasnya. (tn/aha)

    Yandri Susanto DPR RI Komisi VIII PAN
    Wirausaha

    Wirausaha

    Artikel Sebelumnya

    Muhammad Kadafi: Revisi UU Sisdiknas Harus...

    Artikel Berikutnya

    Mulyanto Prihatin Cara Kerja Pemerintah...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Suferi verified

    solmi

    solmi verified

    Postingan Bulan ini: 7

    Postingan Tahun ini: 470

    Registered: Jul 14, 2020

    Randy Pratama

    Randy Pratama verified

    Postingan Bulan ini: 6

    Postingan Tahun ini: 142

    Registered: May 25, 2021

    Mustika Rahmawati

    Mustika Rahmawati verified

    Postingan Bulan ini: 4

    Postingan Tahun ini: 42

    Registered: Mar 28, 2022

    sony

    sony verified

    Postingan Bulan ini: 3

    Postingan Tahun ini: 149

    Registered: Jul 13, 2021

    Profle

    Suferi verified

    Kapolda Jambi Disambangi Panitia Koferwil PWI
    Gubernur AAU Bekali Taruna Tentang Para Dasar 
    Wabup Batang Hari Sambut Kunker Mendag Peletakan Batu Pertama SPOT Technology
    Bupati Merangin Ajak Warga Bahagiakan Anak Yatim

    Rekomendasi

    Walikota Sungai Penuh Promosikan Produk Unggulan ke Menteri Perdagangan
    Bongkar Kasus Brigadir J, Sekjen Gerakan Mahasiswa Kosgoro Apresiasi Kapolri
    Mengenal Pupuk Dasar Menanam Cabai Rawit
    Ingin Tau Sejarah AAU ?, Museum Karbol  Dibuka Untuk Umum 
    Bupati Batang Hari bersama Baznas Serahkan Satu Rumah Bedah

    Ikuti Kami